“Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
QS. Ar-Rum: 21
The Bride
Yuyun JH Abdullah, S.E
Putri Kedua dari
Bapak H.Djafar H. Hamisi,SIP,M,Si
& Ibu Hj. Nurainy H.esa
TITIK TEMU
Awalnya, kita adalah dua nama yang menghuni titik koordinat yang sama. Rumah kita hanya terpisah oleh tiga deretan rumah dan jalan setapak kecil. Waktu masa kanak-kanak kita pernah meluangkan waktu main di gang yang sama, tumbuh menjadi remaja yang berpapasan hanya
saling melempar senyum ala kadarnya, hingga menjadi dewasa yang sibuk berkejaran dengan impiannya. Begitulah bab pertama cerita ini ditorehkan…….
ARAH PULANG
Namun semesta punya cara yang jenaka untuk merajut takdir. Ia membiarkan kita berkelana dari
rumah ke rumah hingga tersesat di hati yang salah, hanya untuk membisikkan bahwa "Rumah''
yang kalian cari tidak benar-benar jauh, tak perlu mengembara menembus belantara kota ataupun
menapaki puncak-puncak tertinggi, melainkan hanya perlu keluar melangkah dari teras rumahku lalu mengetuk pintu rumahmu. Hingga pada akhirnya. bukan tentang seberapa jauh kita berjalan melangkah, tapi tentang dengan siapa kita memutuskan untuk pulang.
SATU ATAP, SATU TAKDIR
Tiba pada waktunya, dihadapan saksi dan janji yang diikat rapi, jalan setapak yang awalnya memisahkan dua rumah kini akhirnya ambles, melebur menjadi satu lorong panjang yang siap kita tapaki bersama. Tak ada lagi frasa “Rumahku” atau “Rumahmu”, yang tersisa hanyalah “Rumah Kita”.
Tentang dua atap yang saling bertatap, namun butuh bertahun-tahun untuk akhirnya saling menetap. Terima kasih telah menjadi tetanggaku idolaku, mari menua bersama dibawah satu atap yang sama.