"Allah menjadikan bagimu pasangan (suami atau istri) dari jenis kamu sendiri, menjadikan bagimu dari pasanganmu anak-anak dan cucu-cucu, serta menganugerahi kamu rezeki yang baik-baik."
Kisah kami dimulai di bangku SMA, dari persahabatan yang perlahan tumbuh menjadi lebih dari sekadar teman. Memasuki tahun terakhir, kedekatan kami berkembang secara alami, hubungan kami menjadi semakin dekat dan lebih berarti.
Setelah lulus, kami harus menjalani hubungan jarak jauh karena melanjutkan kuliah di kota yang berbeda. Meski terpisah, kami tetap terhubung lewat telepon, pesan, dan momen-momen kecil yang membuat kami terus bertahan—memang tidak selalu mudah, tapi tetap kami jalani dengan saling menjaga komunikasi.
Dari perjalanan itu, kami belajar sabar dan saling percaya. Sampai akhirnya, kami memutuskan melangkah ke tahap baru untuk membangun masa depan bersama.