Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan diantaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
QS. Ar-Rum: 21
The Bride
Risna Mauliza,S.E
Putri Kedua dari Alm. Bapak Syamsul Rizal & Ibu Mariana
Awal Pertemuan -
2021 kami memulai perjalanan ini.
kami percaya tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semua sudah tersusun rapih oleh Allah SWT.
kami tidak bisa memilih kepada siapa kita jatuh cinta. Berawal dari pesan singkat instagram yang ternyata menjadi awal cerita ini dimulai.
Kami percaya bahwa setiap detik perjalanan ini adalah bagian dari takdir indah yang telah Allah gariskan.
Menjalin Hubungan & Lamaran -
perasaan yang awalnya samar perlahan tumbuh menjadi nyata. perjalanan cinta kami bukanlah tanpa ujian, kami dihadapkan oleh adanya jarak yang memisahkan. menjalani kisah ini bukan tentang seberapa sering kami bertemu, tetapi tentang seberapa kuat kami saling menjaga.
Ada rindu yang harus ditahan, ada peluk yang hanya bisa disampaikan dalam doa dan ada malam-malam yang dipenuhi harapan agar waktu segera mempertemukan.
Hingga akhirnya pada tanggal 11 Oktober 2025 kami mengikat langkah dalam sebuah pertunangan, sebagai awal dari perjalanan panjang yang insyaAllah menuju keberkahan didalamnya.
Menikah -
kini, setelah sekian banyak rindu yang kami simpan, sekian banyak doa yang kami langitkan dan sekian banyak waktu yang kami lewati dalam jarak kami sampai di titik ini.
Bukan karna bertemu lalu berjodoh tapi karna berjodohlah kami dipertemukan.
Dengan keyakinan dan kesiapan kami memutuskan untuk mengikrarkan janji suci pernikahan pada tanggal 15 Agustus 2026 insyaAllah, sebagaimana perkataan indah sayyidina Ali Bin Abi Thalib "apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu".
Doakan kami agar setiap langkah ke depan selalu dipeluk oleh lembutnya takdir, dikuatkan oleh kasih Sang Maha Cinta, dan diberkahi kebahagiaan yang tak lekang oleh waktu berlalu, tanpa janji yang diucapkan, namun hati tetap terjaga dalam keyakinan. Hingga waktu mempertemukan kami kembali dalam tujuan yang sama menyempurnakan separuh agama.