“Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
Awal Bertemu - Pertemuan singkat yang tak terduga hadir tanpa diduga, menyisakan jejak hangat di hati. Dua jiwa yang pernah berjalan di lorong yang sama, namun tak pernah saling bersapa. Waktu membawa kami pada babak baru, saat dunia mempertemukan kembali dua bayang yang dulu jauh. Sebuah momen tak terduga untuk bertemu mengubah segalanya, membuka pintu yang lama terkunci di hati.
Menjalin Hubungan -
Dari pertemuan itu, benih rasa mulai tumbuh perlahan. Seperti embun pagi yang menyapa bunga yang terbangun, kehangatan mulai merayap ke dalam hati. Kami belajar mengenal tiap sudut jiwa, saling mengisi dan melengkapi, hingga rasa itu menjadi lebih dari sekadar teman.
Lamaran -
Ketika waktu dan rasa berpadu, kami yakin untuk melangkah lebih jauh. Sebuah janji terucap, sebagai ikrar menyatukan dua hati menjadi satu keluarga. Lamaran bukan sekadar kata, melainkan komitmen untuk menempuh perjalanan panjang bersama, menuju hari dimana kami akan mengikat janji suci dalam sebuah pernikahan.