"Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian"
Bluwa, Lewoleba Barat ( Lorong sebelum taman daun Lembata)
Love Story
Awal Bertemu Bahasa Indonesia :
Pertemuan pertama kami terjadi pada tahun 2012, ketika kami masih SMA. Saat itu, kami belum saling mengenal dekat, namun pertemuan tersebut menjadi awal dari kisah panjang yang tak pernah kami bayangkan sebelumnya. Perjalanan kami tidak selalu mudah, jarak memisahkan karena pendidikan dan pekerjaan membawa kami ke tempat yang berbeda. Tahun demi tahun berlalu, dan setiap jarak yang pernah ada justru semakin memperteguh cinta kami. Hingga akhirnya, pada awal tahun 2025, kami memutuskan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius.
Melihat kembali perjalanan kami, rasanya seperti sebuah kisah yang dihubungkan oleh teori red string yang mengatakan bahwa dua orang yang ditakdirkan untuk bersama akan selalu menemukan jalan untuk bertemu, tidak peduli sejauh mana mereka terpisah. Kami percaya, benang merah itu telah mempertemukan kami sejak masa sekolah, dan kini mengikat kami dalam ikatan suci pernikahan. In English : We first met in 2012, during our high school years. What began as a simple friendship slowly grew into something deeper. Though distance once separated us for education and work, faith and love kept us connected. Looking back, our story feels like the red string of fate a reminder that two souls destined to be together will always find their way back. Today, that invisible thread has brought us here, united in the sacred bond of marriage.
Menikah Bahasa Indonesia :
Setelah melewati rangkaian adat dan berbagai persyaratan menuju pernikahan secara Gereja Katolik, akhirnya kami berdua memutuskan untuk melangsungkan sakramen pernikahan pada tanggal 13 November 2025 di Gereja Santo Arnoldus Janssen Waikomo. Hari itu menjadi puncak dari perjalanan panjang kami sebuah momen penuh syukur, di mana cinta, doa, dan harapan dan komitmen yang telah kami jaga sejauh ini diikrarkan di hadapan Tuhan. Dengan hati yang tulus, kami melangkah bersama, memulai babak baru kehidupan sebagai suami dan istri. In English : After completing the traditional ceremonies and fulfilling all the requirements for a Catholic marriage, we have decided to celebrate the Sacrament of Holy Matrimony on November 13, 2025, at St. Arnold Janssen Church, Waikomo. That day marks the culmination of our long journey a moment filled with gratitude, where the love, prayers, hopes, and commitment we have cherished are solemnly professed before God. With sincere hearts, we step forward together to begin a new chapter of life as husband and wife.
Wedding Gift
Bagi yang ingin memberikan tanda kasih, dapat mengirimkan melalui fitur di bawah ini: