dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia
Matius 19: 5-6
Heri
Heri Dominikus Sitanggang
Putra Keenam dari Bapak Marianus Sitanggang (alm) & Ibu Nursinta Pasaribu (almh)
2013 | Perjumpaan di Kelas:
Di bawah atap sekolah menengah pertama, perkenalan dimulai. Bukan sebagai pasangan, melainkan sebagai sepasang sahabat sekelas yang menjalani hari dengan riang. Tiga tahun kebersamaan menjadi fondasi yang tak kami sadari.
2015 | Terpisah Jarak dan Waktu:
Setelah kelulusan, komunikasi terhenti total. Kami menjalani hidup masing-masing. Jeda panjang selama sembilan tahun tanpa sapa dan temu. Waktu seolah menguji, apakah kami hanya sekadar kenangan masa sekolah.
2024 | Takdir Mempertemukan Kembali:
Di sebuah hari yang sakral, di Rumah Tuhan saat acara pernikahan, takdir membuka tirai. Kami dipertemukan kembali secara tak terduga. Tatapan mata pertama itu adalah jawaban atas penantian, membuktikan bahwa kisah kami belum usai.
2025 | Komitmen untuk Serius:
Dari pertemuan ajaib itu, kami menyadari bahwa kami ditakdirkan bersama. Setelah masa perkenalan kedua yang singkat namun penuh makna, kami sepakat untuk serius dan melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Kami memilih untuk saling menggenggam dan merajut masa depan bersama.
2026 | Janji Suci dan Selamanya:
Tahun ini adalah penantian akhir. Sebuah babak baru yang ditunggu-tunggu akan dimulai. Di hadapan Tuhan dan keluarga, kami akan melangsungkan pernikahan, menggenapi takdir dan janji suci untuk hidup bersama selamanya.
"Karena cinta sejati tahu ke mana ia harus kembali, meskipun harus menempuh jarak dan waktu yang panjang"
Wedding Gift
Bagi yang ingin memberikan tanda kasih, dapat mengirimkan melalui fitur di bawah ini: