“Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
First Phase -
Dalam riuhnya Dunia dan melalui jahitan kata, semesta menautkan dua hati yang belum pernah bersua. Tatap pertama menyimpan banyak tanya namun hati lebih dulu ikut bicara. Jatuh cinta kali ini tentang sebuah obrolan yang setara, dimulai dengan kalimat "Semoga bertahan lama obrolan ini".
Second Phase -
Seperti pecahan kaca, kami saling merangkai, menembus sekat hingga dekat. Kisahnya menjadi lebih hidup dan bernyawa. serta selalu ada arah pulang ketika dunianya sedang tidak senang. Kami sempat kalah dan menyerah pada ego. namun rindu selalu jadi suara paling lantang untuk menggenggam lebih erat. Ragu pernah jadi bayang, tapi keteduhan dan sandaran adalah penolong dalam genggaman. Sorot matanya yang teduh dan senyum simpulnya yang menjadi hangat, kurasa inilah yang akan kutemui setiap harinya.
Final Phase -
Proses panjang ini bukan tentang cepat tapi tentang tepat dan layak. Jemari akan menemukan genggaman yang tepat, Kepala akan menemukan bahu yang tepat dan hati akan menemukan rumah yang tepat. Dalam akad kami tidak menemukan titik, melainkan koma yang menjadi tanda bahwa kisah ini akan terus berlanjut tanpa usai. Kini kami adalah tuan dan puan dengan sisi ego dan kosong yang bertapak diatas permulaan menuju tujuan.
Bersama, Kami berlayar.