Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
Qs. Ar-Rum 21
Ya Allah, dengan segala kesucian hati, kami bersujud memohon Ridho-Mu, untuk menuju Sunnah Rasul-Mu, membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah
Tidak ada yang benar-benar kami rencanakan sejak awal. Semuanya bermula begitu saja dari pertemanan biasa, tanpa cerita besar, dan tanpa ekspektasi yang tinggi. Hanya dua orang yang saling menyapa karena membutuhkan bantuan untuk sebuah organisasi. Namun lambat laun, kami menemukan kenyamanan dalam percakapan yang terus mengalir dan pertemuan yang kian intens.
Perjalanan kami tentu tidak selalu mudah. Ada jarak yang memisahkan, ego yang harus diredam, dan masa-masa saat semuanya terasa tidak pasti. Kami pernah berada di titik lelah, mempertanyakan apakah semua ini layak untuk diperjuangkan. Namun seiring berjalannya waktu, kami belajar untuk saling menerima kekurangan, menguatkan saat rapuh, dan tumbuh bersama di setiap prosesnya. Bagi kami, cinta bukan tentang siapa yang paling sempurna, melainkan siapa yang tetap bertahan dan bertanggung jawab.
Hingga akhirnya kami sampai di titik ini. Bukan karena semuanya berjalan tanpa hambatan, melainkan karena kami memilih untuk tidak pernah berhenti saling memperjuangkan—lagi dan lagi. Insya Allah, pada 10 Oktober 2026, dengan penuh keyakinan kami siap melangkah ke babak kehidupan yang baru; mengikat janji untuk perjalanan panjang ke depan, baik dalam suka maupun duka. Karena pada akhirnya, ‘Rumah’ bukanlah sebuah tempat, melainkan seseorang yang selalu kita pilih untuk ‘pulang’...