Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
Qs. Ar-Rum 21
Ya Allah, dengan segala kesucian hati, kami bersujud memohon Ridho-Mu, untuk menuju Sunnah Rasul-Mu, membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah
Tidak semua pertemuan datang dengan cara yang luar biasa. Ada yang dimulai dari perkenalan sederhana, melalui seorang teman yang tanpa sadar menjadi perantara sebuah takdir. Tahun 2022 menjadi halaman pertama kisah kami. Dari sapaan yang singkat, tumbuh percakapan yang panjang. Dari yang semula asing, perlahan menjadi tempat pulang. Barangkali, begitulah semesta bekerja—mempertemukan dua hati pada waktu yang telah ditentukan.
Lamaran: 2026
Waktu membawa kami melewati banyak musim. Ada tawa yang menghangatkan, ada jarak yang menguatkan, dan ada doa-doa yang diam-diam saling menguatkan langkah. Hingga akhirnya, di tahun 2026, dengan restu kedua keluarga, kami memilih mengikat keyakinan dalam sebuah lamaran. Sebuah janji sederhana, bahwa dari sekian banyak kemungkinan di dunia, kami memilih untuk saling menetapkan hati.
Pernikahan: 2026
Dan pada tahun yang sama, 2026, kami menggenapkan perjalanan ini dalam ikatan suci pernikahan. Bukan karena kami telah menemukan kisah yang sempurna, melainkan karena kami percaya bahwa cinta adalah tentang dua hati yang terus memilih satu sama lain, setiap hari. Semoga setiap langkah yang akan kami tempuh menjadi jalan menuju keberkahan, setiap doa menjadi pelindung perjalanan, dan setiap musim kehidupan selalu kami lalui bersama, hingga waktu tak lagi menghitung cerita. Semoga kisah sederhana ini menjadi awal dari selamanya. 🤍