“Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
Tidak ada yang benar-benar tahu kapan sebuah cerita di mulai. Semua terasa sederhana, pertemuan yang mungkin terlihat biasa namun perlahan menjadi sesuatu yang berarti. Dari dua orang yang asing, kami mulai saling mengenal, berbagi cerita, tawa dan waktu. hingga tanpa disadari, rasa itu tumbuh begitu saja.
Seiring berjalannya waktu, kami belajar banyak hal. tentang menerima kekurangan, tentang bertahan di tengah perbedaan, dan tentang memilih satu sama lain setiap hari. bukan hubungan yang selalu mudah, namun selalu ada alasan untuk tetap bersama. karena kami percaya, cinta bukan hanya tentang rasa, tetapi tentang keputusan untuk tetap tinggal.
Sampai di titik ini, kami menyadari satu hal sederhana bahwa perjalanan ini bukan lagi tentang "aku" dan "kamu", melainkan tentang kita. dengan penuh kenyakinan, kami memutuskan untuk melangkah lebih jauh dan kami memutuskan untuk menikah, menikah adalah awal dari perjalanan baru kami. bukan akhir dari sebuah cerita, melainkan bab baru yang akan kami tulis bersama. dalam satu janji suci, kami memilih untuk berjalan berdampingan, melewati setiap langkah kehidupan dalam suka maupun duka. karena bagi kami, rumah bukan selalu tentang sebuah tempat. melainkan seseorang yang hadir dan membuat segalanya terasa tenang.