Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
Qs. Ar-Rum 21
Ya Allah, dengan segala kesucian hati, kami bersujud memohon Ridho-Mu, untuk menuju Sunnah Rasul-Mu, membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah
Kami bertemu pada momen yang hangat—sebuah perjumpaan yang terasa tenang sejak awal, seolah semesta sudah lama menyiapkannya. Dari percakapan pertama, ada rasa nyaman yang tidak perlu dijelaskan; seperti menemukan seseorang yang bahasanya sama. Benar kata mereka, takdir memang menjadi alasan sebuah pertemuan. Sebuah percakapan singkat yang berujung pada “Ada cerita apa lagi?”. Pertemuan singkat yang cukup menumbuhkan rasa, perlahan berubah menjadi doa.
WE FOUND THE RHYTHM
Seperti pecahan kaca, kami saling merangkai, menembus sekat hingga dekat. Seiring waktu, pertemuan itu berkembang menjadi kisah yang kami rawat bersama untuk tumbuh. Perlahan, kami menyadari bahwa cinta adalah tentang saling menguatkan—tentang menjadi versi terbaik dari diri masing-masing, tanpa kehilangan kehangatan yang membuat kami memilih satu sama lain. Jatuh cinta kali ini membuat kami merasa utuh dan bertumbuh.
FINAL PHASE
Akhirnya, kami melangkah ke hari yang selama ini kami panjatkan dalam doa. Kami adalah tuan dan puan yang bertapak di atas permulaan menuju tujuan. Bersama, kami berlayar. Dan di titik ini, kami tahu: kisah ini ingin kami lanjutkan, tangan dalam tangan, menuju hari esok yang sama.