Kami adalah dua insan yang jika dilogika,mungkin takkan bertemu. Namun apa yang tak pernah dilihat mata,yang tak pernah di dengar telinga dan yang tak pernah timbul didalam hati itulah yang menjadi rencana Tuhan atas kami. Ia menulis kisah kami dengan sangat indah.
Melalui perkenalan yang tak terduga, ternyata masing-masing kami membawa harapan yang sama,lalu perlahan berubah menjadi doa tulus dan rasa syukur yang tak pernah putus. kami terus belajar arti "Mengasihi, Menjaga, Kesetiaan, dan Mengampuni".
Dengan iman, pengharapan dan atas kehendak Tuhan, kami melangkah menuju pernikahan kudus sebuah janji seumur hidup dihadapan Allah yang telah mempertemukan, membimbing, dan mempersatukan kami dari awal pertemuan dan sampai selama-lamanya.