Dan diantara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah diciptakannya untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepada-Nya dan dijadikannya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berfikir
Pertemuan (juni 2024)
Kami percaya setiap pertemuan adalah bagian dari takdir. Dibulan juni 2024 setelah perkenalan singkat yang dimana sebelumnya kita diperkenalkan oleh seorang teman, kemuadian kami memutuskan untuk bertemu secara langsung. Siapa sangka pertemuan sederhana itu menjadi awal dari cerita kisah cinta kami.
Lamaran (mei 2025)
Seiring waktu, obrolan ringan tumbuh menjadi cerita panjang yang hangat. Meskipun jarak membatasi moment pendekatan kami, justru setiap hari kami belajar bagaimana caranya mencintai tanpa harus bertemu, menyayangi tanpa harus menyentuh dan mempercayai tanpa harus melihat secara langsung. Perlahan perasaan itu saling meyakinkan kami bahwa satu sama lain adalah jawaban dari do’a do’a yang dipanjatkan. Tepat tanggal 25 mei 2025 , atas izin Alloh swt dan restu kedua orang tua, niat baik kami berlanjut pada sebuah acara lamaran yang penuh doa dan kebahagiaan.
Menikah (agustus 2025 & mei 2026)
Karena tuntunan dan doa orang tua untuk tidak menunda hal baik terlalu lama, pada akhirnya tepat di tanggal 12 Agustus 2025 kami mengikrarkan janji suci pernikahan dengan sederhana dan khidmat. Dan kemudian ditanggal 10 mei 2026 kami akan melangsungkan acara resepsi pernikahan kami. Percayalah bukan karena bertemu lalu berjodoh, melainkan karena kami berjodoh maka dipertemukan.