“Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
QS. Ar-Rum: 21
The Bride
Fitri Cahya Kusumawati, S.Kom
Putri Kedua dari
Bapak Suwarno, S.Pd (Guru SDN Pandean 3 Karanganyar) & Ibu Atik Suwarno
Awal Bertemu - Semua bermula di bangku SMP. Tanpa rencana, takdir mempertemukan kami dalam satu ruang kelas yang sama. Saat itu kami hanyalah dua anak sekolah yang saling mengenal sebagai teman sekelas, tertawa bersama, belajar bersama, tanpa pernah menyangka bahwa pertemuan sederhana itu adalah awal dari cerita panjang yang sedang Allah tulis untuk kami.
Takdir Mempertemukan Kembali - Setelah lulus SMP, langkah kami terpisah. Bertahun-tahun kami menjalani kehidupan masing-masing tanpa kabar dan pertemuan. Hingga akhirnya waktu mempertemukan kami kembali, bukan lagi di lorong sekolah, melainkan di lingkaran pertemanan saat kami sama-sama telah dewasa dan bekerja. Dari sekadar nongkrong bersama teman-teman, obrolan ringan, dan canda tawa, perlahan tumbuh rasa nyaman yang tak bisa diabaikan. Tidak ada janji yang berlebihan, hanya ada kesamaan visi dan keinginan untuk menjaga. Kami sepakat untuk tidak bermain-main dengan perasaan, melainkan berkomitmen untuk melangkah bersama menuju tujuan yang lebih serius dan diridhoi.
Menuju Ibadah Terpanjang - Komitmen itu pun diikhtiarkan. Pada tanggal 5 April 2026, dengan penuh kerendahan hati, ia datang bersama keluarganya untuk meminang. Bukan sekadar lamaran, melainkan sebuah pernyataan kesungguhan, bahwa cinta yang tumbuh ini siap untuk dijaga dalam ikatan yang halal. Di hari itu, dua keluarga dipertemukan, dua doa disatukan, dan kami mengiyakan takdir terbaik dari Allah SWT. Pada tanggal 1 November 2026, kami akan mengikat janji suci pernikahan. Bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari ibadah terpanjang. Kami melangkah bukan karena sudah sempurna, tetapi karena kami ingin menyempurnakan separuh agama bersama, dalam suka dan duka, hingga surga.