“Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
Perkenalan
Kami tumbuh di desa dan RT yang sama, hanya terpisah beberapa langkah. Sejak kecil kami sudah saling mengenal, meski sebatas sapa dan senyum saat berpapasan. Hingga pada suatu malam Takbiran, tanpa sengaja takdir mempertemukan kami. Dalam satu motor, diiringi gema takbir. Dari obrolan singkat malam itu, pelan-pelan "yang dulu hanya kenal" berubah menjadi "yang saling memilih untuk bersama"
Lamaran
14 Juli 2019, Hari dimana kami memberanikan diri memulai. Dari "teman" menjadi "kita". Dari sapa singkat menjadi cerita panjang. 6 tahun 6 bulan kami belajar bersama. Belajar sabar, belajar percaya, belajar menjaga. 18 Januari 2026. Di hari itu, dengan restu keluarga kami mengikat janji lamaran. Bukan akhir dari perjalanan, tapi awal dari rumah yang akan kami bangun bersama.
Menikah
Percayalah, bukan karena bertemu lalu berjodoh tapi karena berjodoh lah maka kami dipertemukan. Kami memutuskan untuk mengikrarkan janji suci pernikahan kami dibulan ini. Insya Allah sebagai mana yang pernah dikatakan oleh Sayidina Ali bin Abi Thalib "Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu".