Irvan: Saat itu dimulai dari pemberian diri dalam tugas pelayanan ibadah lansia. Cukup sering melayani di ibadah lansia, tetapi baru dihari itu sesuatu terasa berbeda dari pelayanan-pelayanan yang sebelumnya, karena yang biasanya (datang-melayani-pulang).
Tapi diwaktu itu, sama oma-opa diajak bercanda tentang "percintaan", sampai perjumpaan dibeberapa kesempatanpun candaan itu masih berlanjut, dan lanjutan itu mengarah ke mau diperkenalkan dengan seorang perempuan, dan itu bukan cuma lewat oma-opa saja, ternyata sampai ada beberapa orang yang menjadi "jembatan" mengarah pada orang yang sama. Awal pikir biasalah, orang-orang candaannya begitu, eh tapi ternyata serius mau diperkenalkan.
Disatu kesempatan saya pergilah ke klinik gigi (kebetulan infonya dia seorang dokter), jujur saya tertarik, karena siapa sih yang tidak suka dengan seorang dokter, apalagi bonusnya dia takut akan Tuhan, yang juga suka melayani Tuhan...
inikah yang disebut anugerah Tuhan?
O iya benar "anugerah" sesuai namanya "Grace".
Singkat cerita kami PDKT, ehhh keterusan deh sampai sekarang...hehe
Tapi saya percaya semua tidak ada yang kebetulan, semua diatur dan dirancang oleh kasih TUHAN yang semakin hari membuat hubungan kami terarah pada kasihNYA, dan karena kasih itulah kami memutuskan untuk bersama.
Perbedaan dan gumul dalam hubungan kami? ada dong! tapi semoga Tuhan memampukan kami dan terus bertumbuh didalam kasihNya.
Grace: Bermula dari doa sederhana meminta pasangan yang mengenal Tuhan, tidak kusangka bisa dikenalkan dengan seorang pendeta. Awal pertemuan di klinik gigi terasa canggung, serasa saat di kampus ketika melayani dibagian sie acara dan ketemu dengan pembicara. Rasa canggung itu berubah ketika dia mengajak makan bakso dengan mengendarai motor, berubah menjadi rasa bertanya-tanya dan sedikit kesal (mungkin karna lapar kali ya). Lama banget dia bawa motornya. Setelah makan (da kenyang) dan berbincang-bincang, akhirnya baru tau dia baru mulai belajar mengendarai motor. Dari sering berkomunikasi dan bertukar pikiran kami mulai saling mengenal. Selama fase pengenalan ada perbedaan dan pergumulan yang kami temui, tetapi ditengah pergumulan dan perbedaan kami mempercayai dan melayani Tuhan yang sama. Perbedaan dan pergumulan yang ada pun menjadi sarana untuk saling melengkapi, bertumbuh, dan mengasihi sebagaimana Kristus sudah mengasihi kita manusia berdosa. Dan kasih Allah yang memampukan kami utk bersama melayani dan memuliakanNya selamanya.
Wedding Gift
Doa restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami, Dan jika memberi adalah ungkapan tanda kasih Anda, Anda dapat memberi Kado secara cashless