“Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
QS. Ar-Rum: 21
The Bride
Yoshy Dwi Yanda Risky, S.Pd
Putri Kedua dari
Bapak Sukadi & Ibu Buntari Retno Palupi
Barangkali, kami bukanlah dua orang yang baru dipertemukan.
Sebab jauh sebelum cerita ini dimulai, semesta pernah menempatkan kami di ruang yang sama, di bangku sekolah dasar, di lingkungan yang sama, dalam waktu yang sama. Namun saat itu, kami hanya dua nama yang saling tahu, tanpa pernah benar-benar saling menyapa.
Seolah waktu hanya memperkenalkan, bukan mempersatukan . Tahun berlalu membawa kami pada jalan hidup masing-masing. Hingga pada juli 2025 dengan cara yang sederhana, sebuah saran pertemanan media sosial membuka jalan. Sebuah klik kecil, tanpa makna besar saat itu. Percakapan sempat hadir lalu menghilang, seakan semesta berbisik, “belum saatnya.”
Namun, skenario takdir Tuhan rupanya belum selesai. Kami dihubungkan kembali dengan lebih hangat. Dari pesan sederhana, percakapan kecil tumbuh menjadi kedekatan yang nyata. Di antara jarak Bekasi dan Jambi, kami belajar tentang rindu, sabar dan tentang memilih untuk tetap tinggal. Hingga pada akhirnya, langkah itu menjadi nyata. Ia pulang, bukan sekadar kembali ke kampung halaman, melainkan datang dengan tujuan. Untuk mengikat, menetapkan dan memastikan. 06 Desember 2025 menjadi saksi, ketika dua hati sepakat untuk saling menjaga dalam sebuah pertunangan.
Jarak kembali menguji namun keyakinan tidak pernah berubah arah. Hingga kami dipertemukan lagi pada 6 Juni 2026, dalam langkah yang lebih pasti— *lamaran* . Dan setelahnya kami memilih satu tanggal, satu tujuan, satu masa depan. 14 Juni 2026, hari di mana perjalanan panjang ini bermuara. Bukan lagi tentang dua orang yang berjalan sendiri, melainkan dua hati yang memutuskan untuk pulang pada satu sama lain. Perkenalan sederhana, dipertemukan kembali oleh waktu, dan dijaga oleh keyakinan. Inilah cerita kami yang akhirnya menjadi “selamanya.” 🤍✨