“Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
Kami dipertemukan di waktu yang tidak direncanakan.Tidak ada yang istimewa saat itu—hanya pertemuan biasa, tanpa menyadari bahwa langkah kecil itu akan membawa kami sejauh ini.
Semuanya berjalan perlahan.Dari sekadar saling menyapa, lalu menjadi obrolan yang terus berlanjut.Tanpa terasa, kehadiran satu sama lain mulai jadi hal yang dirindukan.
Kami pernah berada di fase ragu, juga belajar memahami perbedaan.Namun dari setiap proses itu, kami justru menemukan alasan untuk tetap bersama.Bukan karena semuanya mudah, tapi karena kami memilih untuk tidak menyerah.
Hingga akhirnya, di satu momen yang sederhana tapi penuh makna,kami memutuskan untuk membawa hubungan ini ke arah yang lebih pasti.
Bukan hanya tentang hari itu, tapi tentang niat untuk menjalani hari-hari berikutnya bersama.
Kini kami sampai di titik ini—bukan akhir, tapi awal dari perjalanan yang baru.Dengan segala cerita yang sudah kami lewati, kami siap melangkah sebagai satu, dan menuliskan kisah berikutnya bersama.