Kami percaya, setiap pertemuan bukanlah kebetulan, melainkan bagian dari rencana indah Tuhan.
Pada bulan Juni 2016, Tuhan mempertemukan kami melalui cara yang sederhana, namun penuh makna.
Seiring berjalannya waktu, pada 7 Oktober 2016, kami dipersatukan dalam sebuah komitmen kasih.
Meski jarak membentang dan waktu sering menguji, kami belajar untuk tetap setia, saling percaya, dan menyerahkan setiap langkah dalam doa.
Dalam setiap rindu yang terucap, dalam setiap harapan yang kami titipkan kepada Tuhan, kami dikuatkan untuk terus berjalan bersama.
Hingga pada waktu-Nya yang terbaik, kami dipanggil untuk melangkah ke dalam perjanjian suci pernikahan.
Dengan iman, harapan, dan kasih, kami percaya bahwa apa yang telah Tuhan satukan, tidak akan terpisahkan.
Dan dalam kasih-Nya, kami memilih untuk saling mencintai, menjaga, dan setia, sepanjang hidup kami.