“Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
Semua berawal di tahun 2019.
Kita sama sama ikut ke Gunung Prau Dieng wonosobo—bukan karena janjian, tapi sama-sama diajak teman. Pikri di ajak teman begitupun Yuni. Waktu itu, kita belum pernah ketemu sama sekali, padahal dengan yang lain udah lumayan kenal karena pernah ketemu sebelumnya.
Sepanjang perjalanan menuju dieng sampai ke puncak Prau kita sama sekali ga pernah saling sapa. tapi Lucunya, hari itu pas di puncak Yuni, teman yuni, dan Pikri tanpa sengaja pakai baju yang sama-sama kuning. Karena itu, kita akhirnya foto bareng bertiga karna baju kita samaan kuning. Cuma foto biasa, gak ada perasaan apa-apa. Semua terasa netral, datar, dan… ya, hanya perjalanan naik gunung biasa.
Tapi ternyata...
Sepulang trip, dia (pikri) mulai cari alasan untuk ngobrol—dengan berdalih minta kirimin foto bertiga . Dari situ, obrolan mulai mengalir. Dari satu foto, jadi banyak cerita. Dari obrolan singkat, jadi kebiasaan harian.
Pelan-pelan, semuanya jadi terasa berbeda.
Hingga akhirnya, setelah berbagai perjalanan—baik yang naik gunung maupun dalam perjalanan hidup—kita sampai di titik ini,dan Kami memutuskan untuk melangkah bersama-sama selamanya.
Karena ternyata, pertemuan yang tanpa di sengaja…
adalah awal dari kisah cinta yang paling kita syukuri
Percayalah, bukan karna bertemu lalu berjodoh tapi karna berjodoh lah maka kami di pertemukan, kami memutuskan untuk mengikrarkan janji suci pernikahan kami di 23 maret 2026 ini InsyaAllah sebagai mana yang pernah dikatakan Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a "Apa yang menjadi takdirmu akan mencari jalannya menemukanmu"