“Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
Q.S. Ar-Rum: 21
The Bride
Megalia Amanah, S.Farm
Putri Pertama dari
Bapak Nandang Sanjaya & Ibu Ai Nuraisyah
Awal Bertemu - 2018 Dipertemuan yang sederhana itu, kami dipertemukan tanpa rencana disebuah perjalanan menuju kawah gunung galunggung tepatnya pada bulan Mei, bukan pertemuan yang penuh drama, perkenalan kami dimulai dengan dia (Aldy) meminjam kamera, kertas dan bolpoin untuk memotret dirinya sendiri dengan tulisan ala ala anak pendakian, setelahnya saya (Megalia) menawarkan sedikit cemilan yang saya bawa dari rumah. Sesederhana itu pertemuan kami, tapi cukup untuk menumbuhkan rasa yang perlahan berubah menjadi doa.
Seiring berjalannya waktu, kami tidak pernah bertemu lagi hingga pada bulan November beberapa kali kami bertemu di jalan dan mulai bertegur sapa kembali, sampai tiba saatnya dia (Aldy) menyatakan keinginannya untuk mengenal saya (Megalia) lebih jauh, sempat beberapa kali saya tolak, namun usahanya tidak pernah berhenti, sampai tiba waktunya saya mulai belajar menerima, tepatnya pada 10 November 2018. Kami menjalani hubungan yang dipenuhi proses belajar dan bertumbuh tentang kepercayaan, pengertian dan bagaimana saling menjaga. Bukan perjalanan yang mudah, tapi selalu kami perjuangkan dengan penuh keyakinan bahwa hati yang ditujukan untuk menetap akan selalu menemukan jalannya untuk bertahan.
Di dunia yang luas ini kami percaya bahwa tidak ada pertemuan yang benar-benar kebetulan. Bukan karena bertemu lalu berjodoh, tapi karena berjodoh maka kami di pertemukan.
Kurang lebih 7 tahun perjalanan kami yang penuh dengan lika-liku kehidupan, beribu-ribu kata maaf dan memaafkan yang telah keluar dari diri kami, kesabaran, perjuangan, rasa ikhlas akan terbayarkan dengan kebahagiaan.
Tidak ada yang pernah menyangka bahwa saksi bisu pandangan pertama kami di kawah gunung Galunggung akan membawa kami ke suatu ikatan cinta suci pada 17 Januari 2026.
Engagement - Setelah banyak hal yang telah kami lalui, Kehendak-Nya menuntun kami pada sebuah pertemuan yang tak pernah di sangka-sangka yang akhirnya membawa hubungan kami pada sebuah ikatan suci dan kami telah melangsungkan acara lamaran pada 17 November 2025.
Married - Seiring waktu berlalu, serumit perjalanan yang di lalui ternyata membuat kami semakin kuat untuk saling menemukan. Memutuskan untuk tidak ada lagi pencarian, tidak ada lagi keraguan maka kami memutuskan untuk melangsungkan ikatan janji suci kami pada 17 Januari 2026. Dalam akad, kami tidak akan menemukan titik melainkan koma yang menjadi tanda bahwa kisah ini tidak akan berhenti sampai disini.
“Dari aku, kamu, menjadi Kita”