Perjalanan kami bermula dari sebuah pertemuan yang biasa namun berubah menjadi kisah yang luar biasa. Seiring waktu, komunikasi yang hangat, perhatian yang tulus, dan nilai-nilai yang sejalan membawa kami pada keyakinan bahwa Tuhan menuntun kami menuju ke tujuan yang sama.
Melalui proses saling memahami dan mendukung, kami menemukan bahwa kebersamaan kami bukan sekadar tentang berjalan berdampingan, melainkan tentang bertumbuh bersama di dalam Tuhan seumur hidup.
Kami belajar bahwa cinta bukan tentang kesempurnaan, tetapi tentang memilih seseorang setiap hari—dalam hangatnya cerita, dalam diamnya rindu, dalam doa yang dipanjatkan. Filemon 1:4 “Aku mengucap syukur kepada Allahku, setiap kali aku mengingat engkau dalam doaku” adalah ayat yang membuat kami mengerti bahwa cinta terbaik adalah cinta yang membawa pulang hati kita kepada orang yang dipilih Tuhan untuk menjadi satu-satunya, selamanya.